CONTOH SERANGAN KEPADA COMPUTER

What is a Trojan Virus | Trojan Virus Definition | Kaspersky

Pengertian Virus Trojan

Virus Trojan, atau yang sering disebut dengan Trojan horse merupakan Sebuah bentuk Program yang menyamar sebagai aplikasi jinak . Tidak seperti virus lainnya , Trojan horse tidak mereplikasi diri mereka sendiri tetapi mereka bisa merusak dan mengurangi performa koputer anda seperti virus lainnya. Salah satu jenis yang paling berbahaya dari Trojan horse yaitu program yang mengklaim untuk membersihkan komputer Anda dari virus, tetapi malah sebaliknya bukan membersihkan melainkan memperkenalkan virus ke komputer Anda.

Pengertian Trojan Horse

Istilah trojan horse berasal dari cerita Yunani saat terjadinya peperangan dengan Troya atau trojan, Benteng pertahanan dan dinding kota troya merupakan salah satu benteng terkuat masa itu, tidak mudah menembus petahanan sekuat troya. Kemudian strategi serangan Yunani dilakukan dengan cara penyusupan tentara terkuat yunani dimasukkan kedalam kuda kayu raksasa dan memberikan nya untuk musuh mereka Trojan, seolah-olah sebagai korban keselamatan. Tapi setelah Trojans menyeret kuda kayu raksasa ke dalam tembok kota mereka, tentara Yunani menyelinap keluar dari perut berongga kuda dan membuka gerbang kota, sehingga rekan-rekan mereka yang berada diluar gerbang dapat memasuki kota troya dan meruntuhkan semua pertahan, tentara serta seisinya. Begitupun dengan cara penyebaran virus Trojanini, trojan terkenal dengan mode penyusupan dan penyamarannya, mereka jarang menimbulkan gejala dan bahkan mereka tidak mudah terdeteksi sebagai program jahat. Jenis-jenis Trojan horse dibagi dan diklasifikasikan berdasarkan bagaimana mereka menyerang sistem, target dan kerusakan apa yang ditimbulkannya.

Jenis-jenis Trojan Horse

1. Remote Access Trojan

Disingkat sebagai RAT,  adalah salah satu dari tujuh jenis utama dari Trojan horse dirancang untuk memberikan penyerang dengan kontrol penuh dari sistem korban. Penyerang biasanya menyembunyikan virus trojan horse ini dalam permainan dan program kecil lainnya yang tidak curiga pengguna kemudian dijalankan pada PC mereka.

2. Data Sending Trojan

Jenis Trojan horse ini merupakan program yang dirancang untuk mendapatkan data penting dari target serangan data-data penting tersebut seperti akun, password, informasi kartu kredit, file, log alamat e-mail atau lain sebagainya. Trojan jenis ini dapat mencari serta mengirimkan data pada pc dan computer anda, atau mereka bisa menginstal keylogger dan mengirim semua penekanan tombol terekam dan kemudian dikirimkan kembali  informasi tersebut kepada penyerang atau yang sering disebut hacker /cybercrime yang merancang virus tersebut.

3. Destruktive trojan / trojan perusak

Trojan perusak merupakan Suatu jenis Trojan horse yang dirancang untuk menghancurkan dan menghapus file, dan lebih seperti virus dari yang lain Trojan. Hal ini sering tidak terdeteksi oleh software antivirus yang anda gunakan, apalagi apabila antivirus yang anda pakai tidak up to date.

4. Proxy trojan

Suatu jenis Trojan horse yang dirancang untuk menggunakan komputer korban sebagai server proxy . Hal ini memberikan penyerang kesempatan untuk melakukan segala sesuatu dari komputer Anda, termasuk kemungkinan melakukan penipuan kartu kredit dan kegiatan ilegal lainnya, atau bahkan menggunakan sistem anda untuk memulai serangan berbahaya terhadap jaringan lain.

5.  File Transfer Protocol (FTP)

Suatu jenis Trojan horse dirancang untuk membuka pelabuhan 21 (file transfer protokol) dan memungkinkan penyerang terhubung ke komputer anda menggunakan File Transfer Protocol (FTP).

6. Security software disabler Trojan

Suatu jenis Trojan horse berhenti dirancang atau membunuh keamanan program seperti program antivirus atau firewall tanpa pengguna mengetahui. Jenis Trojan ini biasanya dikombinasikan dengan jenis lain dari Trojan sebagai payload

7. DoS attack

Denial of Service attack atau Serangan DoS, merupakan jenis serangan pada jaringan yang dirancang untuk membawa jaringan down dengan membanjiri lalu lintas. Banyak serangan DoS, seperti Ping of Death dan Teardrop serangan, memanfaatkan keterbatasan dalam TCP / IP protokol. Untuk semua serangan DoS dikenal, ada perbaikan perangkat lunak administrator sistem dapat menginstal untuk membatasi kerusakan yang disebabkan oleh serangan. Tapi, seperti virus , serangan DoS baru yang terus-menerus oleh hacker .

Cara mengatasi Trojan Horse

Proses menghapus virus trojan adalah proses yang penuh dengan bahaya, termasuk membuang registryatau kehilangan kemampuan untuk menjalankan program. Langkah pertama dan paling sederhana untuk menghapus virus Trojan adalah sebagai berikut: 1. Mengidentikasi file virus Trojan di dalam hardisk, 2. Menemukan bagaimana virus Trojan mengaktifkan dirinya dan mengambil tindakan yang perlu untuk mencegahnya berjalannya virus Trojan setelah reboot, 3. Reboot komputer dan menghapus virus Trojan.

Sumber:

http://pejuanghallal.blogspot.com/2018/02/makalah-trojan-horse.html

https://www.kaspersky.com/resource-center/threats/trojans

CONTOH SISTEM OPEN SOURCE YANG BEKEMBANG DI DUNIA

Open Source Software (OSS) telah terbukti banyak memberikan kontribusi di bidang teknologi, khususnya teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Kita bebas mengakses internet untuk berkomunikasi, berbagi, dan mendapatkan ilmu, antara lain karena internet didukung oleh produk-produk teknologi berbasis Open Source. Lisensi Open Source ini memungkinkan ilmu pengetahuan, informasi, dan software mudah didapatkan siapa saja, tanpa adanya hambatan hukum dan teknologi.

TIK merupakan salah satu teknologi strategis yang berperan penting hampir di seluruh aspek dalam pemerintahan. Untuk itu penguasaan TIK sangatlah penting bagi kita, selaku bagian dari aparat pemerintahan. Oleh karena itu, sebagai negara berkembang, Open Source menjadi penting bagi Indonesia

Nah berikut merupakan contoh kasus perusahaan yang menggunakan Sistem Open Source yang berkembang di Daegu,Korea Selatan.

Samsung at CES 2018: Devices, Appliances, and IoT

Samsung Group merupakan salah satu perusahaan elektronik terbesar di dunia. Didirikan oleh Lee Byung-chull pada tanggal 1 Maret 1938 di Daegu, Korea Selatan, perusahaan ini beroperasi di 58 negara dan memiliki lebih dari 208.000 pekerja.

Samsung memilih metode open source untuk pengembangan bisnis IoT mereka. Menurut Daniel Park, Linux adalah sebuah kisah sukses dari teknologi open source yang populer. Dalam 20 tahun perkembangannya, Linux telah tersebar di berbagai platform dan perangkat yang berbeda dan perkembangannya semakin cepat dalam beberapa tahun terakhir. Daniel Park memberi contoh smartphone Tizen Samsung Z1, dimana 80% dari semua fungsi dan fitur didalamnya adalah open source. Samsung telah mencanangkan dalam lima tahun kedepan semua perangkat akan terhubung satu sama lain melalui teknologi IoT.

Daniel Park adalah peneliti senior di Samsung Electronics Software Center, khususnya yang berhubungan dengan media dan komunikasi digital. Selain itu dia juga menjadi wakil ketua dari IoTivity IOT Open Source Project di Linux Foundation. Sejak Juni 2014, dia juga terpilih untuk menjadi salah satu Dewan Penasehat (Advisory Board) di World Wide Web Consortium (W3C).

Sumber:

https://grobogan.go.id/info/artikel/561-open-source-bagi-instansi-pemerintah

https://www.tizenindonesia.org/2015/05/samsung-open-source-adalah-kunci.html?m=1

MODEL BISNIS OPEN SOURCE

Open Source sederhananya yaitu tentang sebuah program dimana memiliki sumber yang terbuka. Akan tetapi Open Source tidak hanya sesederhana itu, melainkan ada ideologi; Prinsip, filosofi, dan nilai yang terkandung didalamnya.

Open Source biasanya merupakan tentang peranti lunak, dari yang paling dasar seperti sistem operasi, sampai ke yang paling “atas” seperti program-program yang biasa kita gunakan sehari-hari. Disini kita akan membahas tentang aoakah Open Source yang digunakan saat ini sangat berpengaruh pada ekonomi sekarang? Penjelasan lebih lengkap ada pada video dibawah ini :

Sumber:

https://blog.evilfactory.id/tentang-opena-source-dan-indonesia/

https://www.kompasiana.com/sinunk/54ff8cc6a33311194d5104fd/model-bisnis-open-source-use-value-funding-model-1

https://www.kompasiana.com/sinunk/54ff8cc6a33311194d5104fd/model-bisnis-open-source-use-value-funding-model-1

https://infokomputer.grid.id/read/121878065/bca-telkomsel-mendorong-inovasi-dengan-teknologi-open-source

LISENSI OPEN SOURCE DAN PROPRIETARY

Why Agencies Pick Open-Source Case Management Software Over ...

Open source berarti kode sumber dari suatu program tersedia dan dapat diakses serta memungkinkan untuk dimodifikasi. Open source adalah kebalikan dari closed-source software yang mana hanya dapat digunakan dan tidak dapat dimodifikasi karena kode sumbernya tidak disediakan. Biasanya closed-source software adalah proprietary software atau perangkat lunak berbayar.

Berikut video penjelasannya :

Sumber: https://jogjaweb.co.id/blog/penjelasan-lisensi-open-source

PERBANDINGAN FOSS DENGAN PROPRIETARY

Windows merupakan software paling menonjol yang membuat sistem operasi Proprietary, sementara Linux menjadi software yang paling menonjol yang merupakan sistem operasi Open Source (perlu diketahui bahwa banyak distribusi Linux juga mempunyai sejumlah kecil komponen closed source, seperti dikompilasi binary blob driver yang disediakan oleh produsen hardware, untuk standar instalasi mereka).

Ok! Langsung saja pada inti. Nah pembahasan kali ini akan membahasan mengenai perbedaan Proprietary dan FOSS. . .

Proprietary Software

Pada dasarnya lisensi ini menyatakan bahwa pengguna itu hanya berhak untuk menggunakan software tersebut. Sedangkan hak milik dan hak intelektual tetap pada pembuat software. Software berlisensi propetiary seringkali menetapkan banyak batasan, misalnya:

  1. Batasan penggunaan software

Misalnya, hanya boleh dipergunakan untuk pengguna perorangan, dan tidak boleh digunakan oleh badan usaha atau institusi

  • Batasan perubahan konfiurasi

Nah aturan ini biasanya berlaku untuk mereka yang ingin menambah atau mengubah kode pemrograman softwarenya. Bahkan bisa hampir semua software propetiary melarang teknik reverse engineering terhadap software yang mereka gunakan.

  • Pemberlakukan hukum hak cipta

Banyak pemilik software yang menyatakan bahwa pengguna software bersedia mengikuti Undang-undang hak cipta yang berlaku di Negara tertentu.

Kata free tersebut maksudnya bukan gratis, tetapi diterjemahkan sebagai kata bebas. Lisensi FOSS memiliki 2 hal utama yang menjadi jiwa dari lisensi tersebut :

FOSS (Free and Open Source Software)

1. Memberikan kebebasan bagi siapapun (pengguna) untuk memodifikasi dan ikut mengembangkan aplikasi tersebut.

2. memberikan kebebasan kepada pengguna untuk mendistribusikan software tersebut. Apakah FOSS selalu gratis ? tidak juga, karena ada beberapa software dengan target pasar enterprise, tidak sepenuhnya gratis, karena pengguna harus membayar dengan sejumlah uang sebagai pengganti dukungan layanan dari pembuat software.

Nah, FOSS ini lebih menguntungkan bagi dunia pendidikan karena beberapa alasan :

1. Karena kode pemrogramannya disertakan, anak-anak didik bisa dengan bebas belajar bagaimana software tadi dibuat dan membuka kemungkinan kelompok generasi muda yang mampu membuat software sendiri

2. Biaya untuk memperoleh software tersebut relatif lebih murah dibanding software propetiary

3. Proses pembelajaran tentang pengembangan software menjadi semakin praktis karena banyak contoh aplikasi yang bisa dijadikan bahan pembelajaran, bahkan sampai ke system operasi, yang jika dijelaskan menggunakan software propetiary hanya akan berada di tataran teori, sedangkan jika dijelaskan dengan FOSS akan sampai kepada tataran praktik.

Sumber:

http://saung-elmu.blogspot.com/2010/10/perbedaan-proprietary-software-dengan.html

http://toili-linux.blogspot.com/2017/10/perbandingan-open-source-software-vs.html

Deployment Diagram

Deployment diagram

Image result for deployment diagram

Pengertian Deployment Diagram

Deployment diagram adalah salah satu model diagram dalam UML untuk mengerahkan artifact dalam node. Deployment diagram digunakan untuk memvisualisasikan, menspesifikasikan, dan mendokumentasikan proses yang terjadi pada suatu sistem perangkat lunak berbasis Object Oriented yang akan dibangun. Tujuan atau fungsi dari deployment diagram yaitu untuk menggambarkan/memvisualisasikan secara umum proses yang terjadi pada suatu sistem/software.

Node dalam UML merepresentasikan hardaware atau software execution environments. Node bisa terhubung melalui communication path untuk membuat system jaringan dari arbitrary complexity. Artifacts dalam UML mempresentasikan Spesifikasi dari bentuk physic informasi yang digunakan atau dihasilkan development process.

Ada beberapa hal yang sering digambarkan dalam deployment diagram yaitu:

1. Manifestation

Manifestation adalah hubungan abstraction yang mepresentasikan physical rendering atau hasil implementasi satu atau lebih model element dari artifact. Atau pemanfaatan model element dari konstruksi artifact. Artifact memanifest atau menunjukan satu atau lebih dari model element. Artifact bisa memiliki satu atau lebih manifestation. Setiap darinya memepresentasikan packageable element.

##

2. Deployment target

Artifacts dikerahkan ke deployment targets. Deployment target adalah lokasi untuk artifact yang telah dikerahkan. Deployment target tidak memiliki notation sendiri, tapi melihat notations untuk subclasses.

3. Node

Node adalah deployment target yang merepresentasikan sumber daya komputasi dimana artifact bisa menggunakan untuk mengeksekusi. Node diasosiasikan dengan deployment dari artifacts dan dapat diasosiasikan secara tidak langsung dengan packageable elements yang melibatkan ke dalam manifestation dari artifact yang dikerahkan ke node. Node dapat saling berhubungan dengan communication path.

Node dapat digambarkan dengan bentuk kubus tiga dimensi. Node juga dapat digambarkan dalam bentuk visual atau gabungan antara node dan visual.

Node dibagi menjadi dua yaitu device dan execution environment.

  • Device merepresentasikan hardware seperti : pc, laptop, handphone, dll
  • Execution environment merepresentasikan software containers seperti : OS, JVM, application servers, portal servers, dll

4. Communication Path
Communication path adalah asosiasi antara dua deployment target, melalui pertukaran sinyal dan pesan. Communication path digambarkan dengan bentuk garis utuh yang menghubungkan anatra dua node. Jenis komunikasi yang dimodelkan dapat ditampilkan menggunakan stereotip yang tepat. Saat deployment targetnya adalah execution environments. Communication path akan merepresentasikan bebeberapa protocol

##

5. Deployment

Deployment adalah hubungan dependency yang mendeskripsikan alokasi dari artifact ke deployment target. Deployment juga dapat didefinisikan instansi level sebagai alokasi spesifik instansi artifact menuju ke spesifik instansi dari deployment target

Component deployment adalah deplyomnet dari satu atau lebih artifact atau instansi artifact, bersifat opsional yang terparameterisasi oleh deployment spesifiacation

Deployment bisa diperlihatkan melalui tiga cara yaitu :

  • Dengan deployed artifact yang terkandung di deployment target,
  • Dengan bentuk tulisan daftar deployed artifact dalam deployment target
  • Dengan bentuk persegi panjang dengan nama deployment yang terletak dipojok kiri atas.

Kata deployment di heading disingkat menjadi dep

##

6. Dependency

Dependency adalah hubungan yang menandakan bahwa satu atau sekumpulan model element membutuhkan model element lainnya untuk spesifikasi atau implementasinya. Dependency biasa juga disebut supplier yang menyediakan sesuatu untuk client. Memodifikasi supplier dapat mempengaruhi client element

7. Deployment Specification

Deployment specification adalah artifact yang menyespesifikasikan set dari deployment properties yang menentukan parameter – parameter eksekusi dari component artifact yang dikerahkan ke node.

Deployment specification dapat ditujukan spesifik tipe container untuk componenet – component.

Deployment specification adalah mekanisme umum untuk memparameteri deployment relationship.

Deployment specification di specification level dirender sebagai classifier dalam kotak dengan opsi deployment properties di dalam compartment. Artifact yang mengimplementasikan deployment specification properties di level instansi adalah deployment descriptor. deployment descriptor ditandai dengan garis bawah di kotak classifier

8. Deployment Specification Dependency

A deployment specification bisa ditampilkan sebagai kotak classifier yang melampirkan component artifact menggunakan panah dependency yang menunjuk ke deployed artifact.

9. Deployment Specification Association

Deployment specification bisa diasosiasikan dengan deployment dari sebuah component artifact dalam sebuah node. Dalam kasus ini deployment specification bisa ditunjukan sebgai kotak classifie yang dilampirkan ke deployment.

10. Component

Component merepresentasikan bagian modular dari sebuah sistem yang mengkapsulasi isi dan yang memanifest dapat diganti dalam lingkungannya. component mendefinisikan perilaku dalam hal interface yang disediakan dan diperlukan. component dimodelkan sepanjang siklus hidup pengembangan dan berturut-turut disempurnakan menjadi deployment dan run – time. deployment specification dapat mendefinisikan nilai-nilai yang parameterisasi eksekusi komponen.

Fungsi dari deployment diagram adalah :

  • Menunjukkan dimana setiap komponenkomponen perangkat kerasperangkat lunak diinstal(atauditempatkan) (node).
  • Menunjukkanhubungan komunikasi antarakomponen perangkat keras.
  • Menunjukkan strukturdari sistemrun-time

Berikut adalah simbol-simbol yang ada pada diagram deployment:

simbol-diagram-deployment

Ada beberapa langkah untuk menentukan diagram deployment :

  1. Mengidentifikasi lingkup model, yaitu apakah dari sistem dalam organisasi hanya menggunakan satu aplikasi yang terintegrasi.
  2. Mempertimbangkan hal-hal teknis yang dasar, diantaranya mengenai : Apakah sistem yang ada perlu ada interaksi sehingga harus diintegrasikan dengan perangkat keras? Bagian mana dan bagaimana jenis interaksi dan hubungan yang akan dilakukan? Misalnya menggunakan internet, sharing file dll. Sistem operasi, perangkat komunikasi dan jenis protokol apa yang akan digunakan Apakah perangkat lunak dan perangkat keras akan langsung berhubungan dengan pengguna Bagaimana sistem keamanan sistemnya
  3. Mengidentifikasikan arsitektur jaringan (distribusi), misalnya apakah akan menggunakan aplikasi server terpusat atau terdistribusi sehingga tingkat distribusi aplikasi two tier atau three tier?
  4. Mengidentifikasikan node dan koneksi, yaitu bagaimana antar node dan komponen akan berhubungan dan bergantung
  5. Mendistribusikan perangkat lunak ke node

Contoh Deployment Diagram:

UML Deployment Diagram

Image result for garis png

https://www.dictio.id/t/apa-yang-dimaksud-dengan-deployment-diagram/15125/2

http://ocw.ui.ac.id/pluginfile.php/338/mod_resource/content/0/Modul%2013%20-%20Deployment%20Diagram.pdf

http://www.sistem-informasi.xyz/2016/10/pengertian-diagram-deployment.html

Activity Diagram

ABSTRAK

Cafe H.E merupakan perusahaan yang bergerak di bidang usaha penjualan makanan dan minuman. Pada saat ini sistem yang sedang berjalan di Cafe H.E masih berjalan secara manual. Sistem tersebut memiliki beberapa masalah seperti besarnya kemungkinan kesalahan yang terjadi seperti kesalahan manusia dalam perhitungan nota resto maupun perhitungan laporan, penyusunan laporan belum terkomputasi seluruhnya yang berdampak pada lambatnya laporan yang akan diterima oleh manager.Dari permasalahan yang terjadi, dibuatlah sistem informasi penjualan pada Cafe H.E dengan sasaran untuk memudahkan pengguna sistem dalam melakukan pekerjaannya serta memudahkan pengguna sistem dalam melakukan pendataan transaksi dan pengrekapan data pendapatan restoran tiap harinya.

Perancangan Activity Diagram

Activity diagram merupakan gambaran dari alur aktivitas dalam sebuah sistem yang sedang di rancang dan bagaimana masing-masing alur aplikasi dapat berjalan. Activity diagaram mempunyai peran dan fungsi yang sama seperti halnya flowchart. Activity diagaram mempunya perbedaan dengan flowchart yaitu activity diagram biasa mendukung perilaku paralel sedangkan flowchart tidak dapat mendukung perilaku parallel. Activity diagaram juga merupakan state diagram khusus, dimana sebgai besar state adalah action.

activity diagram.PNG

Mengenal Konsep OOP

Hasil gambar untuk materi oop

Pengertian OOP

OOP (Object Oriented Programming) adalah suatu metode pemrograman yang berorientasi kepada objek. Tujuan dari OOP diciptakan adalah untuk mempermudah pengembangan program dengan cara mengikuti model yang telah ada di kehidupan sehari-hari. Jadi setiap bagian dari suatu permasalahan adalah objek, nah objek itu sendiri merupakan gabungan dari beberapa objek yang lebih kecil lagi. Saya ambil contoh Pesawat, Pesawat adalah sebuah objek. Pesawat itu sendiri terbentuk dari beberapa objek yang lebih kecil lagi seperti mesin, roda, baling-baling, kursi, dll. Pesawat sebagai objek yang terbentuk dari objek-objek yang lebih kecil saling berhubungan, berinteraksi, berkomunikasi dan saling mengirim pesan kepada objek-objek yang lainnya. Begitu juga dengan program, sebuah objek yang besar dibentuk dari beberapa objek yang lebih kecil, objek-objek itu saling berkomunikasi, dan saling berkirim pesan kepada objek yang lain.

Konsep OOP

  • Abstrak Class
    1. Kelas merupakan deskripsi abstrak informasi dan tingkah laku dari sekumpulan data.
    2. Kelas dapat diilustrasikan sebagai suatu cetak biru(blueprint) atau prototipe yang digunakan untuk menciptakan objek.
    3. Kelas merupakan tipe data bagi objek yang mengenkapsulasi data dan operasi pada data dalam suatu unit tunggal.
    4. Kelas mendefinisikan suatu struktur yang terdiri atas data kelas (data field), prosedur atau fungsi (method), dan sifat kelas (property).
  • Encapsulation
    1. Istilah enkapsulasi sebenarnya adalah kombinasi data dan fungsionalitas dalam sebuah unit tunggal sebagai bentuk untuk menyembunyikan detail informasi.
    2. Proses enkapsulasi memudahkan kita untuk menggunakan sebuah objek dari suatu kelas karena kita tidak perlu mengetahui segala hal secara rinci.
    3. Enkapsulasi menekankan pada antarmuka suatu kelas, atau dengan kata lain bagaimana menggunakan objek kelas tertentu.
    4. Contoh: kelas mobil menyediakan antarmuka fungsi untuk menjalankan mobil tersebut, tanpa kita perlu tahu komposisi bahan bakar, udara dan kalor yang diperlukan untuk proses tersebut.
  • Inheritance
    1. Kita dapat mendefinisikan suatu kelas baru dengan mewarisi sifat dari kelas lain yang sudah ada.
    2. Penurunan sifat ini bisa dilakukan secara bertingkattingkat, sehingga semakin ke bawah kelas tersebut menjadi semakin spesifik.
    3. Sub kelas memungkinkan kita untuk melakukan spesifikasi detail dan perilaku khusus dari kelas supernya.
    4. Dengan konsep pewarisan, seorang programmer dapat menggunakan kode yang telah ditulisnya pada kelas super berulang kali pada kelas-kelas turunannya tanpa harus menulis ulang semua kodekode itu.
  • Polymorphism
    1. Polimorfisme merupakan kemampuan objekobjek yang berbeda kelas namun terkait dalam pewarisan untuk merespon secara berbeda terhadap suatu pesan yang sama.
    2. Polimorfisme juga dapat dikatakan kemampuan sebuah objek untuk memutuskan method mana yang akan diterapkan padanya, tergantung letak objek tersebut pada jenjang pewarisan.
    3. Method overriding.
    4. Method name overloading.

Contoh Kasus

kalian bisa bayangkan kasus seorang yang sedang dalam perjalanan dengan mobil. Dari pernyataan itu, di dalam pikiran kita sekelebat akan melihat 2 object yang saling berelasi, yaitu mobil dan seorang manusia.

Mobil dan manusia dalam pernyataan tersebut masing-masing pasti memiliki sifat(karakteristik) dan fungsinya. Mobil yang berwarna, jenis mobil, bentuk mobil dan lain-lain, dan juga memiliki fungsi, seperti maju, mundur dan berbelok.

Begitu pula dengan manusia, manusia pasti memiliki identitas dan tugasnya, seperti “andi yang mengemudikan mobil dari puwokerto ke medan”.

Dasar Pola Pikir OOP (Object Oriented Programming)
Dasar Pola Pikir OOP (Object Oriented Programming)

Dan kita juga tau bahwa mobil tidak berdiri sendiri, mobil merupakan kesatuan object-object multi fungsi yang bersatu untuk membuat satu object mobil, seperti object roda, kaca, gas dan lain-lain. Begitu pula dengan manusia yang terdiri dari object kepala, badan, kaki dan tangan.

Jika kita membedah mereka dan memisahkan object-object tersebut, kita juga kemungkinan akan menemukan object-object kecil yang membentuk object tersebut (contoh, roda jika dibedah lagi, kita akan mendapatkan pentil, ban dalam, ban luar dan lain-lain).

Jenis-Jenis OOP pada Bahasa Pemrograman

Karena kemudahan yang diberikan oleh konsep OOP, banyak Bahasa yang membawa dukungan fitur OOP, karena hal itu OOP menjadi memiliki dan dibagi menjadi 3 jenis, yaitu :

  • Bahasa OOP Murni adalah sebuah bahasa yang mengharuskan program ditulis hanya berupa object saja. Contoh – Eifel, Smaltalk, Ruby, Jade dan lain-lain.
  • Bahasa OOP Hybrid adalah bahasa yang dirancang untuk pemrograman object dengan beberapa elemen procedural.
  • Bahasa OOP Hybrid dalam Web sama seperti Bahasa OOP Hybrid, yang berbeda hanyalah, konsep ini sering digunakan dalam pemrograman Web.

Referensi :

https://idcloudhost.com/panduan/mengenal-pengertian-dan-konsep-oop/

https://www.belajarcpp.com/tutorial/cpp/penjelasan-oop/

Sistem Informasi Penjualan Makanan dan Minuman pada Cafe H.E

1. ABSTRAK

Cafe H.E merupakan perusahaan yang bergerak di bidang usaha penjualan makanan dan minuman. Pada saat ini sistem yang sedang berjalan di Cafe H.E masih berjalan secara manual. Sistem tersebut memiliki beberapa masalah seperti besarnya kemungkinan kesalahan yang terjadi seperti kesalahan manusia dalam perhitungan nota resto maupun perhitungan laporan, penyusunan laporan belum terkomputasi seluruhnya yang berdampak pada lambatnya laporan yang akan diterima oleh manager.Dari permasalahan yang terjadi, dibuatlah sistem informasi penjualan pada Cafe H.E dengan sasaran untuk memudahkan pengguna sistem dalam melakukan pekerjaannya serta memudahkan pengguna sistem dalam melakukan pendataan transaksi dan pengrekapan data pendapatan restoran tiap harinya.

Kata Kunci: Sistem,Informasi,Java, Penjualan, Restoran.

2. Use Case Diagram Penjualan Makanan dan Minuman pada Cafe H.E

newusecase.PNG

3. Skenario

 

3. Skenario

Use Case Name Sistem Informasi Penjualan Makanan dan Minuman pada Cafe H.E
Actor –          Admin–          Pelanggan

–           Dapur

–           Kasir

Tujuan –          Pelanggan dapat memesan makanan atau minuman yang telah dipilih
Pre-Condition –          Pelanggan telah login
Scenario –          Pelangan dapat melakukan pendaftaran–          Pelanggan dapat melihat kondisi produk, yang ingin di pesan

–          Pelanggan dapat melakukan pemesanan produk

–          Pelanggan dapat melihat status pengiriman produk

Use Case

Pengertian Use Case

Use Case merupakan sebuah teknik yang digunakan dalam pengembangan sebuah software atau sistem informasi untuk menangkap kebutuhan fungsional dari sistem yang bersangkutan, Use Case menjelaskan interaksi yang terjadi antara ‘aktor’ — inisiator dari interaksi sistem itu sendiri dengan sistem yang ada, sebuah Use Case direpresentasikan dengan urutan langkah yang sederhana.

Manfaat Use Case

  • Digunakan untuk berkomunikasi dengan end user dan domain expert.
  • Memastikan pemahaman yang tepat tentang requirement / kebutuhan sistem.
  • Digunakan untuk mengidentifikasi siapa yang berinteraksi dengan sistem dan apa yang harus dilakukan sistem.
  • Interface yang harus dimiliki sistem.
  • Digunakan untuk ferifikasi.

  Karakteristik

  • Use cases adalah interaksi atau dialog antara sistem dan actor, termasuk pertukaran pesan dan tindakan yang dilakukan oleh sistem.
  • Use cases diprakarsai oleh actor dan mungkin melibatkan peran actor lain. Use cases harus menyediakan nilai minimal kepada satu actor.
  • Use cases bisa memiliki perluasan yang mendefinisikan tindakan khusus dalam interaksi atau use case lain mungkin disisipkan.
  • Use case class memiliki objek use case yang disebut skenario. Skenario menyatakan urutan pesan dan tindakan tunggal.

* Sea level : interaksi sistem dengan aktor utama

Hasil gambar untuk use case sea level

* Fish level: use case yang ada karena include dari use case sea-level

Hasil gambar untuk use case fish level

* Kite level : menggambarkan sea-level use case
untuk interaksi bisnis yang lebih luas

Hasil gambar untuk use case kite level

Lihat di Medium.com